Kenyamanan Penumpang Stasiun Nambo Terganggu?

Kenyamanan Penumpang Stasiun Nambo Terganggu?

Akhir Maret 2018, Admin Jalur Nambo menemukan sebuah postingan di salah satu fanpage Facebook yang berkaitan dengan kenyamanan penumpang stasiun Nambo, postingan tersebut seperti aduan atau keluhan penumpang tentang kenyamanan di area dekat parkiran stasiun Nambo. isi tulisan keluhan nya seperti dibawah ini :

Mhn maaf , kepada pengurus stasiun nambo , saya hanya ingin menyampaikan , apa yg saya alami , saya ana pengguna jasa commuter line , hal yg mau saya sampai kan adalah , saya mengalami pemerasan , oleh petugas yg berjaga di luar stasiun nambo , awal saya hanya menjemput saudara saya yg dtng dari JKT menuju ke stasiun nambo , stlh saya sdh menjemput , dan akan meninggal kan area stasiun nambo , saya di berhentikan oleh petugas yg berseragam hijau , yg di belakang seragam bertulis kan stasiun nambo , tp entah itu sebagai apa , padahal saat saya datang dan msk pintu masuk y tdk ada yg memarkin kendaraan saya , tetapi saat saya keluar akan meninggalkan lokasi stasiun saya di berhentikan oleh 2 petugas yg memakai seragam hijau tersebut , lalu saya bertanya , ada apa , kemudian si orng tersebut meminta uang parkir kata y , lalu saya berikan uang RP.2000 , kemudian uang tersebut di kembalikan , kata petugas tersebut , ini buat beli rokok ajj g cukup , kemudian petugas tersebut memaksa meminta uang parkir sebesar RP.10.000 dan saya blng , parkir apa,an sepuluh ribu , cuma menjemput doang , lalu saya tanya mana identitas pengenal bpk ato petugas tersebut , lalu dia malah memanggil orang” tongkrongan yg berada di dpn pintu masuk stasiun , kemudian orang” tongkrongan tersebut menghampiri mobil saya lalu memukul kap mesin mobil saya , lalu orng tongkrongan tersebut bilang , bayar g uang parkir y , ato saya rusak nie mobil , lalu saya di lerai oleh saudara saya , akhir y saudara memberikan nominal uang tersebut , kejadian sekitar pkl.17.30 , saya siap datang ke stasiun nambo apabila saya di perlukan untuk memberi tahu orang” y yg bertugas tersebut , maaf apabila tulisan saya terlalu panjang

Berikut adalah screenshoot dari laman fanpage yang dimaksud (sengaja nama saya tutup untuk menjaga keamanan pemilik akun FB tersebut)


Dalam postingan itu ada balasan dari akun pemilik fanpage bahwa mungkin itu adalah oknum saja bukan dari pihak stasiun, karena pihak stasiun tidak pernah meminta retribusi diluar aturan resmi PT KAI / KCI, pembahasan postingan ini juga sempat ramai di grup WA Jalur Nambo.

Salah satu admin Jalur Nambo yang kenal dengan salah satu petugas di stasiun Nambo mencoba meneruskan keluhan penumpang diatas melalui pesan WhatsApp, berikut hasil perbincangan admin Jalur Nambo dengan petugas di stasioun Nambo :

Menurut petugas stasiun Nambo itu oknum-oknum memang sudah sering dikasih arahan, namun sepertinya tidak mempan, dalam grup WA Jalur Nambo, ada salah satu anggota grup yang tinggal di Nambo yang juga mengalami kejadian serupa, diminta uang sebesar Rp. 10.000,- padahal hanya antar teman dengan mobil untuk naik kereta ke stasiun Nambo dan saat keluar malah diminta uang. Namun karena merasa hal ini sudah biasa jadi enggan dipublikasikan.

Bukan hanya kendaraan mobil yang mendapat perlakuan pemerasan seperti itu, untuk motor terutama yang memakai atribut ojeg online, biasanya diminta uang sebesar Rp. 2.000,- menurut Kiki salah satu pengguna KRL aktif yang suka naik dan turun di stasiun Nambo, untuk penumpang yang naik ojeg online disarankan menyiapkan uang sebesar Rp. 2.000,- untuk dikasih ke tukang ojeg pangkalan disana, menurutnya sih itu sudah perjanjian pihak ojeg online dengan ojeg pangkalan disana.

Keadaan seperti ini jika dibiarkan akan sangat mengganggu kenyamanan penumpang stasiun Nambo khususnya yang berkendara mobil. Kami berharap pihak stasiun Nambo bisa menyelesaikan ini dengan baik, tidak ada pihak yang merasa dirugikan, karena menurut kami kenyamanan penumpang naik transportasi massal merupakan hal yang sangat penting.

Deddy Sofyandi – Admin Jalur Nambo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *