Musim Hujan Tiba, Peron Stasiun Cibinong Belum Beratap

Musim Hujan Tiba, Peron Stasiun Cibinong Belum Beratap

Musim hujan tiba, Ada pemandangan yang menarik saat kedatangan kereta dari arah Angke ke Cibinong dalam kondisi diguyur hujan, ada yang sudah siap sedia payung, ada juga yang belum sedia payung, yang punya payung saling berbagi dengan penumpang lain saat antri keluar gate stasiun Cibinong saat hujan turun cukup lebat.

Foto : Instagram bangun_asmorojati

Seperti yang digambarkan dalam akun Instagram salah satu anggota Jalur Nambo Bangun Asmoro Jati, dengan caption, “Satu payung dipakai bersama :), inilah pemandangan jika turun hujan di stasiun Cibinong #jalurnambo’.

Penulis sendiri pun mengalami hal sama, ketika turun di Stasiun Cibinong dalam keadaan hujan lebat, kondisi stasiun yang penuh (Stasiun Cibinong Sudah Mulai Ramai) ditambah tidak adanya atap, membuat orang-orang yang tidak pakai payung berlarian ke samping bangunan stasiun untuk berteduh menunggu sampai agak sepi untuk melakukan tapout.

Penumpang berebut berteduh disisi stasiun, foto diambil dari samping toilet Stasiun Cibinong

Berharap Dibuatkan Atap Stasiun

Dalam grup WhatsApp Jalur Nambo | JN, banyak anggota grup yang rata-rata pengguna aktif KRL dari stasiun Cibinong / Nambo berharap dibuatkan atap di peron stasiun, karena saat kondisi panas terik ataupun hujan, penumpang menumpuk di aula stasiun untuk berteduh. alhasil saat kereta masuk, ada penumpukan penumpang yang mau naik KRL masuk hanya tetuju pada pintu terdekat dari aula stasiun. khawatir ada yang terpeleset karena kondisi licin saat hujan, apalagi masuk musim hujan.

Begitu juga saat turun KRL saat hujan lebat, penumpang berlarian berebut tap out dan juga berebut tempat berteduh. Semoga pihak KAI/KCJ bisa merealisasikan harapan penumpang dari Jalur Nambo untuk atap di peron stasiun ini.

 

Penulis : Deddy Sofyandi – Jalur Nambo

2 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *