Perlintasan Kereta Sebidang Yang Tak Berpalang Pintu

Perlintasan Kereta Sebidang Yang Tak Berpalang Pintu

“Awas pak ada kereta lewat…!!!”┬ásuara teriakan seorang anak kecil saat saya sedang berkendara sepeda motor akan melewati perlintasan kereta dikawasan Kebon Kopi Cibinong, dan setelah teriakan anak, terdengar suara khas semboyan 35 KRL dari arah stasiun Cibinong menuju Stasiun Pondok Rajeg,

Perlintasan di Kebon Kopi Cibinong ini memang belum memiliki palang pintu otomatis, makanya bagi Anda yang suka naik KRL lintas Nambo, pastinya akan merasakan jalan kereta yang melambat saat melewati area ini, pengendara motor dan mobil yang akan melintas harus berhati-hati, pasang telinga dengar suara klakson kereta dari kejauhan atau suara peringatan dari warga atau anak-anak yang kebetulan sedang bermain disekitar perlintasan kereta sebidang dengan jalan umum ini.

Perlintasan Kereta Sebidang Di Kebon Kopi Cibinong Yang Tidak Berpalang Pintu

Bila dibandingkan dengan jalan raya dekat stasiun Pondok Rajeg, perlintasan di Kebon Kopi Cibinong ini bukanlah jalan raya atau jalan utama, namun lalulintas disini cukup ramai, karena satu-satunya jalan pintas akses dari arah Kantor Kelurahan Pabuaran menuju Cikaret, karena melalui jalan utama Jl, Raya Bogor selalu macet di dekat flyover nya. sedangkan melalui Jalan Pabuaran memutar cukup jauh.

Perlintasan disini cukup dilalui untuk satu mobil truk engkel, selain perlintasan di daerah Kebon Kopi, ada beberapa perlintasan sebidang lainnya dikawasan lintas Nambo yang belum ada palang pintunya, salah satunya adalah perlintasan dibawah Fly Over Cibinong,.

Semoga perlintasan kereta sebidang yang kecil-kecil ini mendapat perhatian dari PT KAI, jika tidak memungkinkan dipasang palang pintu, bisa juga dipasang alarm khusus saat ada kereta yang akan melintas, sehingga pengemudi mobil dan motor yang melintas bisa tahu saat perlintasan kereta ini aman untuk dilalui, atau saat ada kereta yang akan melintas.

Karena jadwal KRL yang ada peningkatan perjalanan, dan jalur ini ini dilalui kereta semen / kereta barang yang dari / menuju Nambo, sudah pasti perlintasan ini sekarang agak sering dilalui kereta.

Sekian sedikit pengamatan dari penulis, jika ada salah dan khilaf dalam penulisan harap dimaafkan :_

 

Penulis : Deddy Sofyandi – Jalur Nambo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *