Stasiun Gunung Putri

Stasiun Gunung Putri

Stasiun Gunung Putri dibuat sekitar tahun 1997-1998, stasiun ini terletak di Gunung Putri Kabupaten Bogor, tepatnya di Gunung Putri Selatan. Ketinggian stasiun +115 mdpl, desain bangunan stasiun hampir mirip dengan stasiun Pondok Rajeg  memiliki 1 jalur kereta yang aktif dilalui KRL Commuterline tujuan Nambo – Duri dan juga kereta api pengangkut semen (kamen).

Peron stasiun Gunung Putri hanya satu dan pendek, kurang lebih hanya muat untuk 2 gerbong kereta saja. Saat ini stasiun Gunung Putri masih belum diaktifkan untuk melayani penumpang KRL, Stasiun ini dulu melayani KRD tujuan Stasiun Manggarai dan Stasiun Nambo. Sayang sekali itu tak berlangsung lama karena penghasilan yang sangat minim.

Setiap jumat pagi, stasiun ini berubah seperti pasar pagi, dibanjiri pedagang-pedagang yang menjual beraneka barang dagangan, bahkan sampai menutupi rel, saat kereta melintas mereka menghentikan aktifitas jual beli, setelah kereta selesai melintas aktifitas jual beli kembali dilanjutkan. Kejadian ini berlangsung setelah stasiun tersebut non-aktif hingga sekarang (September – 2016)

pasar-gunung-putriPasar Stasiun Gunung Putri

Keadaan stasiun saat ini sangat memprihatinkan, sama seperti stasiun Pondok Rajeg, stasiun ini juga penuh coretan sana sini, ada kabar bahwa stasiun ini akan direnovasi dan diaktifkan kembali, semoga kabar baik tersebut bisa segera terealisasi.

Stasiun ini letaknya sangat strategis karena berada di bawah Jl.Raya Citeureup-Cileungsi, dan akses ke stasiun sangat mudah, dapat diakses dengan menggunakan beberapa kendaraan umum seperti :

  • Angkot 64 ke Citeureup/Cibinong/Cileungsi/Jonggol
  • Angkot 38 ke Citeureup/Cibinong/Wanaherang
  • Angkot 73 ke Citeureup/Lulut
  • Angkot “Victory” ke Citeureup/Nambo

Tertarik ingin mengunjungi stasiun Nambo? silakan mampir ke Jalur Nambo.

3 comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *