Tempat Duduk Prioritas atau Prioritas Tempat Duduk

Tempat Duduk Prioritas atau Prioritas Tempat Duduk

Dalam KRL, disetiap ujung kereta (gerbong) ada tempat duduk yang familiar disebut TDP (Tempat Duduk Prioritas), tempat duduk ini khusus diperuntukkan untuk orang-orang yang membutuhkannya, kriterianya antara lain :

  • Ibu Hamil
  • Ibu Membawa Balita
  • Lanjut Usia
  • Penyandang Disabilitas

Namun karena posisi kursi prioritas ini berada diujung setiap rangkaian kereta, dan tidak ada tanda khusus apapun pada peron tunggu stasiun mengenai posisi tunggu untuk tepat masuk pada pintu dekat TDP ini, membuat orang-orang yang membutuhkan kursi TDP ini terkadang “salah” masuk ke kursi umum, bayangkan apa yang terjadi apabila posisi kereta sedang sangat penuh untuk bergerakpun sulit, sehingga tidak mungki menuju TDP, terkadang orang yang duduk di kursi umum (bukan TDP) agak sulit diminta tempat duduknya dengan argumen “Ibu minta ke kursi prioritas saja diujung kereta”.

Banyak juga penumpang KRL yang kurang sadar mengenai tempat duduk ini, manusia-manusia sehat juga malah terlihat banyak yang duduk di TDP, saya sendiri merasa sangat miris dengan masalah TDP ini, karna hampir setiap saya naik kereta, TDP sering kali diduduki oleh remaja yang “mojok” berpacaran.

Padahal, jelas-jelas didekat tempat duduk prioritas ditulis dengan jelas, bahwa kursi ini diperuntukkan khusus kepada orang-orang yang masuk kriteria berhak duduk di TDP ini.

Sepertinya butuh waktu lama mengedukasi penumpang mengenai ini mengingat sudah sangat lama KRL Commuterline beroperasi, dan stiker tempat duduk prioritas dipasang, atau malahan mereka sebenarnya sadar, namun merasa tidak peduli karena tidak ada yang menegur langsung. Sudah saatnya kita semua berubah, ayo lakukan perubahan kecil, dan saya sangat setuju apabila istilah Tempat Duduk Prioritas diganti dengan Prioritas Tempat Duduk.

Tempat Duduk Prioritas berarti hanya tempat duduk itu saja yang khusus diperuntukkan untuk yang membutuhkan, namun apabila diganti dengan Prioritas Tempat Duduk, semua kursi dalam KRL menjadi kursi prioritas tergantung kondisi.

Andai suara announcer dalam kereta bisa diganti dengan “Berikanlah prioritas tempat duduk kepada, wanita hamil, ibu membawa balita, lanjut usia dan penyandang disabilitas”, pasti tidak ada lagi masalah rebutan kursi prioritas 🙂

 

 

Deddy Sofyandi – Jalur Nambo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *